Hujan Malam yang Menyimpan Rahasia

Hujan Malam yang Menyimpan Rahasia

Hujan Malam Menyimpan Rahasia

Malam hari, hujan turun dengan deras.
Airnya yang dingin dan basah membasahi bumi.
Pohon-pohon yang tinggi menari-nari tertiup angin.
Jalan-jalan yang sepi pun menjadi basah kuyup.

Di tengah hujan yang deras, ada seorang gadis yang berdiri di balkon.
Ia memandangi hujan yang turun dengan saksama.
Pikirannya melayang jauh, entah ke mana.
Ia membiarkan hujan membasahi wajahnya.

Gadis itu menangis.
Ia menangis karena ia menyimpan rahasia.
Rahasia yang tidak bisa ia ceritakan kepada siapa pun.
Ia merasa sendirian dan tidak berdaya.

Ia menangis sampai puas.
Setelah itu, ia menghapus air matanya dan masuk ke dalam kamar.
Ia menutup jendela dan menyalakan lampu.

Ia duduk di tempat tidur dan menatap ke luar jendela.
Hujan masih turun dengan deras.
Tapi, gadis itu tidak lagi menangis.
Ia sudah siap untuk menghadapi kenyataan.

Ia tahu bahwa ia harus kuat.
Ia harus bisa menyimpan rahasianya sendiri.
Ia harus bisa bertahan hidup meskipun sendirian.

Gadis itu memejamkan mata dan menarik napas dalam-dalam.
Ia mencoba untuk menenangkan pikirannya.
Ia mencoba untuk melupakan semua masalahnya.

Ia berhasil.
Pikirannya menjadi lebih tenang.
Ia merasa lebih damai.

Ia membuka mata dan menatap ke luar jendela lagi.
Hujan masih turun dengan deras.
Tapi, gadis itu tidak lagi merasa sedih.
Ia merasa bahwa hujan malam ini menyimpan rahasia.

Rahasia yang tidak bisa ia ceritakan kepada siapa pun.
Tapi, rahasia yang bisa ia simpan di dalam hatinya sendiri.

Rahasia yang akan selalu menjadi miliknya.