Kumpulan Puisi Cinta Sedih Dan Puisi Kehidupan Karya Ervine Ari

Hallo sobat jumpa lagi dengan saya…! Pada kesempatan kali ini saya akan kembali berbagi tentang

. Puisi cinta kali ini saya ambil berbeda karena puisi cinta kali ini adalah kiriman langsung dari temen-temen semua yang sudah bersedia berpartisipasi untuk mengirimkan karyanya ke-sini. Dan untuk temen-temen semua yang sekiranya ingin karyanya di publish di sini silahkan kontak admin melalui fanspage di sisi kanan halaman ini.

Oke sobat puisi cinta yang kali ini, sebagian berisikan seperti sebuah kisah hidup pengarang yang mana disana termuat sebuah karya dengan genre kesedihan. Memang cukup terlihat di beberapa puisi disana sedikit terlihat seperti menceritakan tentang kegalauan tentang kisah cinta yang membelitnya. Namun seperti yang sudah pernah saya katakan bahwasanya karya itu akan lebih menyentuh ketika kamu mengalami sendiri dan kamu memang merasakan kesedihan itu.

Karena dengan demikian semua kisah kesedihan yang pernah kamu alami akan tertransfer dari karyamu. Dan selain itu kisah hidup juga merupakan ide yang paling gampang karena keseringan kita bingung dengan ide karya kita. Nah cara mudah untuk mendapatkan ide itu adalah dengan cara menceritakan kisah kita sendiri sehingga ide itu sangat dekat dengan kita. Apa lagi puisi tentang cinta, itu menurut saya yang paling dekat dengan kita.

Oke sobat langsung saja pada koleksi puisi cinta dan puisi kehidupan dari sobat kita Ervine Ari.Yuk kita simak puisinya…!

APA DAYAKU?

Angin bertiup kelam

Sinar mengalir tenggelam

Derai malam mengerumuni muram

Suram tak kunjung padam 

Sayatan hati tak jua meredam

Aliran bening membasahi pipi

Selalu bergeming tambatan hati

Yang tak bisa aku miliki

Jangankan memiliki

Menatapmu mengingini

Jarak yang tak mengizinkan 

Bayangan tak jua menyakinkan

Aku menyukaimu

Aku sadar, aku dan dirimu bagai kutub yg berbeda

Tapi kita seperti cermin, sama

Apa kau senasib dengan ku?

Aku kehilangan bayangan sejatiku

Hanya sebuah cara untuk memperhalus kejijikan mu padaku

Tak ku hiraukan bul bul berkicauan tertawa

Tersebar memudar di angkasa

Ingin kugapai bintang

Tapi terbit sudah menjulang 

Namun aku terlentang

Ku tahu kau tak mungkin datang

Tangisan kembali mengenang

Harapan lenyap menghilang

Yang kalah di dalam pergulatan

Yang diledek oleh impian

Lemah dalam penekanan

Lelah dalam pengorbanan

Gelisah dalam persaingan

Resah dalam kegundahan

Hilang dalam kesempatan

Sekarang apa dayaku?

Puisi by : Ervine Ari

Rabu, 25 Mei 2016

DIA

Tengah malam sudah lewat 

Pandangan kabur tak melihat

Hati berjalan mulai tersesat 

Ingin kembali sediakala namun terlambat

Relung dada masih juga menjerat

Hanya ada sebuah firasat

Tiada cara maupun siasat

Yg terikat

Masih gelap gulita dunia sekarang

Meski bintang bersinar terang

Kini bulan tersenyum menggirang

Dan lampu jalanan terbit melintang

Cara yg ada tak juga cermerlang

Masalah cinta yang tak terbalas 

Hanya bayangan lewat melintas

Menghilang memudar sinar bias

Namun hati seperti terlindas

Miliaran kata agar membuat mu terkesima sepertinya sia sia

Hati dan bibir berucap seirama

Terjebak dalam semerbak yg menyesak dada

Dan meninggalkan luka bekas goresan lama

Meneteskan air mata

Membendung dukacita 

Membalut hati nestapa

Namun kata tak bermakna

Masalah keinginan untuk mengungkapkannya

Aku tak bisa

Ribuan arah jarak kita

Gelombang untukku bicara

Satu satunya cara yg ada

Salahku yg terlalu perasa

Sesekali sepatah kata kulontarkan padanya

Namun hambar tak terjawab

Dia yg untukku utopis

Namun sungut nya mencambuk bagaikan najis

Puisi by : ERVINE ARI

Jumat 3 Juni 2016

FANA

Hati bergetar berdetak kencang

Namun harapan gugur kerontang

Hanya isyarat yg dapat tersirat

Kian terjerat maupun terikat

Wajah dan senyummu fana

Bagai bintang bertabur permata

Seperti pelangi terbentang disamudra

Namun aku tak tau dimana kau yg nyata

Bahtera diam laksana nestapa

Langit tak kuasa menahan sabar

Secercah nian terlontar bagai tersambar

Sembari hati menahan tampar

Berbalut hati kian tercakar

Resah bimbang datang mengakar

Terbesit jauh dalam pikiran

Rasa ingin berganti enggan

Lelah sudah bermain peran

Beledu berkabut semu 

Balada berpangku sendu

Pandangan kian tak tertuju

Cinta tak juga bertemu

Alaksa harapan terbang menghilang 

Jauh di ujung pandang

Puisi by : ERVINE ARI

Kamis, 16 Juni 2016

HUJAN

Langit mulai bergaduh

Pertanda hujan akan turun

Entah hujan airmata ataukah hujan permata, aku tak tahu

Jutaan rintikan air membasahi bumi dengan derasnya

Bersama suara nyaring aku tertunduk diam

Angin sejuk mulai terasa hingga menusuk kalbu 

Kini langit dan awan terlihat semu

Tak ada secercah cahaya yg jatuh

Tergelincir sudah mentari senja

Ku termenung menanti jawab nya

Apa jawab nya? 

Hanya cacian yg keluar 

Aku terbujur diam bagai dihantam

Hati bagai tersungkur dibawah jurang

Kini langit temaram nian murung 

Harapan jua terkurung

Kamboja datang berkabung

Nestapa kembali terselubung

Pertanda hampa tak berujung

Puisi by : ERVINE ARI 

Sabtu, 18 Juni 2016

MEREKA

Dunia ku terlalu kecil

Terlalu kecil untuk mereka

Mereka yg duduk bersimpu 

Mereka selalu angkat bahu dan lempar ribuan peluru

Dan tak mau tahu

Mereka yg menghujat,menghina bahkan menghakimi 

Mereka yg merasa benar

Hanya Berjalan anggun bagai bangsawan dunia khayalan

Mereka melirik bagaikan jijik,jorok,najis

Kata terlontar nyata utopis

Seringkali aku bertanya

Mungkin Tuhan sudah bosan dengan pertanyaan yg sama

Apa yg dibanggakan dari mereka?

Namun tak ada jawabnya 

Bahkan anginpun tak bergeming 

Namun culas mereka menghakimi melebihi Tuhan

Puisi by : ERVINE ARI

Minggu, 19 Juni 2016

KIAN MENUA

Dunia kian renta

Bumi kian menua

Sang surya engga jua menyapa

Wahai manusia 

Bumi menjelma seperti neraka

Ini ulah siapa? 

Kini pelangi hilang tak berkibar

Sirna lenyap tak sejajar

Lampu jalanan nian samar

Manusia tak juga sadar 

Perbuatan dosa nya tersampar 

Iman tak lagi dikejar

Ucapan setan kian terlontar

Sesembari mereka tersenyum lebar

Puisi by : ERVINE ARI

Minggu, 26 September 2016

Andai Tau, Inikah Bahagia?

Cukup lama aku terpuruk 

Oleh keadaan yg memburuk 

Tatkala surya mati pucuk

Mereka hanya bisa angkat bahu

Dan lempar ribuan peluru

Berlagak tahu menahu

Senyum dan tawa tak menjamin semua 

Itu adalah sebuah cara bukan segalanya

Tak teraba kasat mata

Gemerlap terangi bersandirwara

Masih seumur jagung diriku disana

Tapi sudah banyak goresan luka

Rasa sangatlah menderita

Lelah hati mati kata

Perang batin begolak membara

Timah panas menusuk bagai merana

Mewabah membuatku tak berdaya

Harapan tak sesuai dengan keinginan

Bodoh diriku dipermainkan

Hanya sosok bahan tertawaan

Seringakali kata terabaikan

Acapkali dipertanyakan 

Waktu beriring silih berganti

Derai angin tak berhenti

Andaikan ibu tau aku tak bahagia disini 

Ada, namun tiada arti 

Seringkali aku dicaci maki bahkan dibully

Terinjak bagai tak punya harga diri

Luka lama jua tak kunjung terobati

Mereka bilang cinta dan saling berbagi

Inilah kasih sayang dari kami

Namun culas, utopis laksana puteri

Inikah yg namanya bahagia?

Puisi by : ERVINE ARI 

SAMPAIKAH AKU?

Bersama melodi lama

Di dalam gelap gulita

Merenungkan sebuah nama

Mengisyaratkan makna

Namun tanpa perantara 

Aku telah sampai

Dimana aku telah jatuh hati 

Rindu yg tak bisa bersembunyi

Perasaan ingin menemani

Langkah selalu mengiringi

Namun tak pernah terobati

Seperti mencari jarum ditumpukkan jerami

Gemertak dedaunan tak kuhiraukan

Gelombang angin tak di abaikan

Udara sejuk menusuk kalbu

Nada indah menjadi saksi bisu

Akan sebuah rindu

Hanya sebuah isyarat yg terlontar

Dan menatap sepucuk gambar

Untuk menyembuhkan hati yg tersambar 

Oleh rindu yg berkobar

Apa kau tau? 

Hidupku begitu mengenaskan 

Hatiku terasa di luluh lantakkan 

Di pora porandakan asa

Menyayat rindu yg tak terkira

Sanggupkah aku menggapaimu?

Memeluk,meraih bahkan menggenggam mu

Tangan ku tak sampai 

Puisi by : ERVINE ARI

Oke Sobb……!!! Sekian dulu puisi cinta karya sahabat kita Ervine Ari, semoga puisi-puisi ini bisa menjadi salah satu inspirasi anda untuk terus berkarya. Oke Sebelum saya akhiri puisi ini, jangan lupa untuk share puisi-puisi ini agar karya sahabat kita ini bisa di nikmati oleh orang banyak. Oke Akhir kata dari saya jumpa lagi pada puisi yang selanjutnya wassallam….!!!

Catatan Lainnya :

puisi bahasa inggris dan majasnya