Puisi Indah Untuk Sahabat Terdekat Kita Yang Kita Cintai..!

Puisi Indah Untuk Sahabat, Hallo sobat..! bagaimana kabar anda hari ini semoga selalu dalam lindungan allah swt ya..! “#amin”. Oke pada kesempatan kali ini saya akan berbagi puisi untuk sahabat kita tercinta. Saya setiap orang pasti punya sahabat terdekat yang selalu ada dalam setiap suka maupun duka. Karena sahabat itu adalah satu kebutuhan setiap menusia sebagai mahluk sosial. Seperti tak mungkin jika manusia itu hidup inpidu dan tak butuh orang lain. Oleh sebab itu hadirnya seorang sahabat itu sangatlah lumrah.

Puisi Indah Untuk Sahabat Terdekat Kita Yang Kita Cintai..!

Berkaitan dengan sahabat, saat ini banyak sekali orang yang terinspirasi untuk membuat sebuah karya seperti puisi dengan tema persahabatan. Sekali lagi ide itu memang tak pernah akan berhenti karena setiap waktu akan ada saja ide yang bermunculan. Mulai dari pagi hari,  siang hari, sore hari semua bisa di jadikan ide untuk membuat sebuah puisi persahabatan. tak hanya puisi persahabatan puisi yang lain pun bisa karena konsep dasarnya adalah asalkan ada kemauan untuk membuat puisi.

Oke sobat kita bisa langsung saja, puisi kali ini saya akan berikan sekitar 4 puisi saja, karena jika terlalu banyak saya yakin sobat pasti akan sangat bosan ketika sobat membaca puisinya. OKe monggo di simak berikut adalah Puisi Indah Untuk Sahabat Terdekat Kita Yang Kita Cintai..! Berikut adalah puisi persahabatanya…!

KAWAN KENALI CINTAMU

Kawan!

Larungkan rindumu

Bersama riak gelombang

Biarkan menyentuh bibir pantai

Kawan!

Kepada angin

Kautandukan selembar cinta

Tidakkah terhempas tanpa napas

Kawan!

Begitu pilu

Jerit rintih suaramu

Mengutuk diri menisbikan sesama

Cinta

Pertautan rasa

Bersama saling mengeja

Mengurai nestapa mengais bahagia

Kenapa?

Kau bertanya

Nyatanya, cinta kaugenggam

Nyalang menatap, hatimu hampa

Diamlah!

Kenali rasamu

Selembar nalar mengular

Kuatkah bertahan, atau menyerah

Gresik 16 April 2016

‪#‎Masih_di_berandasunyi‬

Puisi by : Ikmal 

UNTUK AKU DAN SAHABAT

sejak sajak kita goreskan

ada banyak perjalanan kata

luka membabi buta

rindu memburu dada

tawa canda meraja sukma

kita lewati dengan makna yang tetumpah

lalu, apa kita harus berpisah?

bunuh segala prasangka

cinta, adalah sejatinya

kita telah bangun persahabatan hati

dalam seribu empat ratus hari

haruskah meruntuh karena ambigu

o, sahabat

kita masih tegar menghadap persimpangan jalan

di antara garangnya hari dan waktu

tangismu adalah sakitku

mari kita bercengkerama dalam teduhnya rasa

buang segala prasangka

tentang kita jangan lagi berdusta

simpan baik-baik jika ada kecewa

datanglah, rumah kita masih sama

tempat kelakar kita masih di serambi yang sama

lihatlah halaman rumah ini

begitu usang dan hampa

hanya bunga kebisuan

yang tertanam indah dalam tamannya

o, sahabat

rindu telah menggembung

tak inginkah kembali?

mengusik sedikit rasa dalam rimbun sepi

ada luka merobek-robek hatiku

ketika kalian tawarkan kebisuan

sekali lagi kukatakan

ada luka merobek-robek hatiku!

ketika kalian tawarkan kebisuan ini!!

o, kembaliah

kembalilah ke rumah yang sama

duhai sahabatku

Puisi By : Kakek Jomblo Tampan

16/05/2016

CERITA SEMARANG

Memory yang enggan lekang

Bertemu dikau seorang

Selalu kukenang

Semarang

Kisah cerita tidak disangka

Rindu nan pancaroba

Antara kita

Cinta

Sisakan kenangan pakaian lusuh

Walau hati bergemuruh

Semuanya rapuh

Runtuh

Musim gugur pohon meranggas

Daun-daun pada lepas

Usah memelas

Kandas

Kenangan, tetap jadi kenangan

Tidak akan terlupakan

Jadikan kisah

Indah

#‎_PATIDUSA_TANGGA‬

BW = Bobby Wuisan

Cikarang 16-05-2016

CERITA DI AMBANG SENJA

Senja

Membawaku bercerita

Memberi pelajaran bermakna

Dalam sketsa perjalanan sementara

Langkah kaki menyusur jalan

Lenggang tertatih sempoyongan

Terlintas pandangan

Memilukan

Tersentak

Hatiku terhentak

orang tua terbentak

Dengan kecongkaan sang anak

Berpendidikan tinggi tanpa budi

Menjadikan ibunya duri

Pijakan kaki

Tergali

Tragedi

Fakta terjadi

Etika tiada terapi

Menjadikan api neraka nanti

Tiadakah berfikir karma terukir

Pasti tiada tersingkir

Saat terakhir 

Tergilir

#‎Patidusa_Zahwa‬

‪#‎PATIDUSA_BIAS‬

Jogjakarta, 16 Mei 2016

Zahwa Aini Mazida

Oke sobat bagaimana dengan puisi untuk sahabat di atas semoga sobat semua suka dengan puisinya dan semoga sobat juga bisa terinspirasi untuk membuat sebuah karya puisi yang lain. Oke saya kira cukup sekian dulu dari saya semoga puisi kali ini bisa bermanfaat untuk yang membacanya, kita jumpa lagi pada postingan yang selanjutnya. Dan akhir kata dari saya wassallam.