Puisi tentang kemerdekaan

Puisi tentang kemerdekaan. Umumnya sebuah kemerdekaan selelalu diawali dengan perjuangan, dalam perjuangan untuk meraih sebuah kemerdekaan memerlukan pengorbanan yang terkadang darah dan nyawa taruhannya, demi yang namanya kemerdekaan, sebagaiamana arti kemerdekaan adalah keadaan yang terbebas dari belenggu, bisa berdiri sendiri, seperti lepas, bebas, tak terjajah lagi, dan lain sebagainya. Kemerdekaan biasa juga di sebuah kebebasan yang mencakup pengertian yang luas.

Akan tetapi kemerdekaan yang dimaksud pada tema puisi tentang kemerdekaan, adalah kemerdekaan yang di raih dengan perjuangan para pahlawan merebut indonesia dari tangan penjajajahan, jadi puisi puisi kemerdekaan disini merupakan puisi untuk memperingati hari kemerdekaan indonesia yang biasanya jatuh pada tanggal 17 agustus setiap tahun. Dapat dikatakan bahwa 17 agustus merupakan hari bersejarah bagi bangsa indonesia. sebab ditanggal ini, kemerdekaan di umumkan oleh Preseden Indonesia kala itu.

Namun apakah bener indonesia telah merdeka sekarang, atau hanya sebuah slogan kata sebua kata metafora mendeskiripsikan kemerdekaan namun sesungguh belum merdeka sepenuhnya, Nah di bawah bawah ini beberapa puisi menceritakan tentan itu, adapun masing masing judul puisinya antara lain.

  1. Puisi kembalikan kemerdekaan Indonesia
  2. Puisi dirgahayu Indonesia
  3. Puisi kemerdekaan yang sesungguhnya
  4. Puisi pesan dan kemerdekaan
  5. Puisi tarian merdeka

Lima puisi tersebut menceritakan bagaimana kemerdekaan yang sebenarnya, dan arti pengorbanan parang pejuang untuk meraih kemerdekaan untuk indonesia, bagaimana puisinya, untuk selengkapnya silahkan disimak saja puisi tentang kemerdekaan berikut ini.

KEMBALIKAN KEMERDEKAAN INDONESIA
RIRI

Jutaan nyawa telah berkorban
Tumpahan darah tak diperhitungkan
Hujan air mata tak lagi dikenangkan
Semua demi sebuah perjuangan

Ratusan tahun berlalu
Kini semua hancur menjadi debu

Masyatakat sling hina
Hanya demi satu nyawa
Perbedaan jadi alasan
Padahal undang undang yang beri keputusan
Jadi apa negri ini???
Semua bertindak sendiri
Rasa persatuan tiada lagi

Kita semua bisa tertawa
Berkat ribuan nyawa pejuang negara

Dulu membaca proklamasi
Sekarang jadi negara demokrasi
Hati siapa yang tidak hancur
Melihat anak anak negara salah jalur

Oh generasi muda
Bangkitkan negara kita
Hargai keringat mereka
Demi teriak merdeka korbankan nyawa

Wahai masyarakat indonesia
Jangan tergoda dengan kata kata
Hargai undang undang kita
Satukan genggaman kita agar negara tetap ber Bhineka

Untuk apa kita saling membenci
Untuk apa kita saling menghakimi
Kemerdekaan kita akan hancur
Perdamaian akan terkubur

Dimana Indonesia kita yang dulu
Penuh kedamaian dan suara merdu
Dimana Indonesia kita yang dulu
Dimana masyarakat saling menyatu

Satukan suara kita
Untuk pertahankan Indonesia tercinta
Mari berjabat tangan agar Indonesia kita tetap aman
Saling berbagi senyuman
Demi sebuah kesatuan

Satu bangsa,satu negara
Satu kekasatuan berlambang garuda
Berpatokan pancasila
Berbudaya Bhineka tunggal ika
Dan tetap bersaudara selamanya

Dirgahayu Indonesiaku
Oleh: Ulianisa Apriliani

Hari ini
Sorak sorai anak bangsa bergemuruh
Dari sabang sampai merauke
Ribuan hasta mengepal mengacung ke udara meninju dirgantara
Menggaungkan teriakan
Merdeka!!! Merdeka!!!
Tangis kebanggaan pecah
Mengharu biru
Mengenang jasa para pahlawan
Yang telah gugur mendahului kita
Yang telah rela membasuh kemerdekaan negeri kita dengan penuh perjuangan dan pengorbanan
Seluruh nyawa dan jiwa, keringat, darah, dan air mata

Penjajah memang telah lama pergi
Tapi auranya masih senantiasa menghantui
Dulu raga kita yang dikuliti
Sekarang mental, moral, citra dan budi pekerti
Dan bahkan yang lebih parah lagi
Secara perlahan-lahan namun pasti
Tanpa kita sadari
Teruntuk para pemuda
Jangan merasa nyaman dengan hanya bertahan
Giatkan perubahan
Agar nasib bangsa tidak stagnan
Dirgahayu indonesiaku
Ku cium sangsaka
Dengan tatapan bangga
Ku ingiri kibarnya mengudara di angkasa
Wicaraku berkata sepenuh rasa
‘Aku Cinta Indonesia’

Kemerdekaan sesungguhnya
Tiara Mamahnya Devi

Hari bersejarah
Hari pertumpahan darah
Rakyat Indonesia brtempur dengan gagah
Meski lawan tangguh laksana gajah
Hati mereka tak goyah
Apalagi menyerah
Mereka bertempur bak macan sedang marah
Indonesia jayalah
Indonesia merdeka
Majulah putra putri bangsa
Lanjutkan perjuangan para pahlawan
Raih kemerdekaan yang sesungguhnya
Karna Merdeka itu
Ketika sdah tidak ada kejahatan
Tidak ada kekersaan
Tidak ada nʌrkoba/narkotika
Tidak ada korupsi
Dan merdeka itu
Indonesia indah bersih dari sampah
Dan kita bersama saling berjabat tangan
Bersatu padu melestarikan indonesia
Agar masyarakatnya merasa aman dan nyaman
Itulah kemerdekaan yang sesungguhnya

PESAN DAN KEMERDEKAAN
Ifadli Marid

Nafas itu pernah berhembus kencang..
Saat bendera itu berhenti berkibar di tengah-tengah tiang. Angin menderu menyelipkan pekik merdeka. Namun tak mampu menghantarkan pada puncak tiang kebebasan. Darah dan air mata tak mencukupi nadi perjuangan.

Dada itu pernah membusung menantang takdir sembari melecut semangat .
Kelak di langit yang teramat sering di basahi airmata ibu pertiwi akan berkibar bendera penuh isyarat. Merah Putih yang tlah lama selesai di jahit bunda Fatmawati menjelajah seluruh langit pertiwi.

Kepala itu pernah merunduk dan terpekur jerih.
Luruh dan merintih hampir menyentuh bumi. Langit hadir berwarna merah saga. Beberapa kali terlihat angin menyergap mengoyak sisi bendera mempertahankan relay kibaran. Meski berakhir dengan serpihan dan sobekan yang menganga.

Tangan itu berulang kali menadah merayu langit. Sesekali merunut kepada do’a. Terkadang menuntut kepada pinta. Bahkan terkadang mengharuskan perubahan kepada takdir. Agar langit kembali biru muda. Dan bendera itu berkibar membawa ribuan pesan kemerdekaan. Merdekaa..!!

Curup. 15 Agustus 2017

TERIAKAN MERDEKA
By : LUmbang KAyung

Teriakan Merdeka,
Lihat sang saka merah putih tercinta,
Telah berkibar di mana mana,
Bermacan suku budaya dan agama,
Bersatu dalam keperkasaan Pancasila,
Di dalam naungan Nusantara Indonesia.

Jangan nodai kawan,
Ada akhir dari perbuatan,
Engkau akan mendapat penyesalan,
Bukan melahirkan kepuasan
Karena kemerdekaan untuk kita teruskan,
Bukan di hancurkan.

Bukan harta dan kekayaan,
Bukan jabatan dan kekuasaan,
Jangan menjadi munafik kawan,
Jangan angkuhkan kesombongan,
Itu bukan kebahagiaan,
Tapi melahir penderitaan.

Teriakan Merdeka,
Teruskan pengorbanan mereka,
Berbuatlah apa yang kita bisa,
Demi sang Pancasila,
Demi bendera Pusaka,
Demi Nusantara Indonesia.
Merdeka,, Merdeka,, Merdeka,,.

Tanjung Balai Asahan 17:08:2017
———-

Demikianlah puisi tentang kemerdekaan. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi kemerdekaan diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Catatan Lainnya :

naskah drama karya chairil anwar, naskah drama kemerdekaan singkat, naskah drama perjuangan lucu, naskah drama sumpah pemuda 10 orang, puisi karya Taufik ismail, puisi berantai 4 orang tentang kemerdekaan, naskah drama perjuangan kemerdekaan lucu, drama komedi singkat 8 orang, naskah drama pendek tentang perjuangan, naskah drama tentang pahlawan perjuangan