Terombang-ambing dalam Ombak Rindu

Terombang-ambing dalam Ombak Rindu

Terombang-ambing dalam Ombak Rindu

Di tengah samudera cinta yang luas,
Aku terombang-ambing bagai perahu tanpa arah.
Ombak rindu menghantamku bertubi-tubi,
Menenggelamkanku dalam kenangan yang tak terlupakan.

Wajahmu selalu terbayang di pelupuk mataku,
Suaramu masih terngiang di telingaku.
Setiap sudut hatiku dipenuhi olehmu,
Tak ada ruang untuk yang lain.

Aku ingin memelukmu erat,
Mencium keningmu lembut,
Dan membisikkan kata-kata cinta di telingamu.
Namun, jarak memisahkan kita jauh.

Aku hanya bisa merindukanmu dalam diam,
Mengharap suatu saat nanti kita bisa bersama.
Namun, entah kapan itu akan terjadi.

Sementara itu, aku akan terus terombang-ambing dalam ombak rindu,
Berharap suatu saat nanti aku akan menemukan pantai cinta yang sejati.

Ombak Rindu

Ombak rindu menerjang pantai hatiku,
Menghancurkan semua yang ada di dalamnya.
Kenangan indah bersamamu,
Kini hanyalah kepingan-kepingan yang berserakan.

Aku ingin melupakanmu,
Namun, bayanganmu selalu menghantui.
Aku ingin membenci mu,
Namun, cintaku padamu terlalu kuat.

Aku terjebak dalam labirin rindu,
Tak tahu jalan keluarnya.
Aku hanya bisa berharap,
Suatu saat nanti aku akan menemukan jalan keluar dari labirin ini.

Rindu yang Tak Terungkapkan

Rindu ini bagai racun yang mematikan,
Menyiksa hatiku perlahan-lahan.
Aku ingin mengungkapkan rindu ini,
Namun, aku takut kau akan menolaknya.

Aku takut kau akan menganggapku lemah,
Dan tak pantas untuk menjadi pasanganmu.
Aku takut kau akan menertawakan aku,
Dan menganggapku sebagai orang yang bodoh.

Jadi, aku hanya bisa menyimpan rindu ini dalam hati,
Dan berharap suatu saat nanti kau akan mengerti.
Namun, entah kapan itu akan terjadi.

Sementara itu, aku akan terus merindukanmu dalam diam,
Mengharap suatu saat nanti kau akan menyadari kehadiranku.